Rabu, 17 Februari 2010

10 Selebriti Indonesia Paling Populer di Twitter

Rabu, 17/02/2010 13:06 WIB

10 Selebriti Indonesia Paling Populer di Twitter
Dini Nur Latifah - detikinet

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Selebriti Indonesia terbilang cukup eksis di Twitter. Mereka memanfaatkan situs mikro blogging ini untuk mendekatkan diri dengan para penggemar atau sekadar sharing informasi dengan teman sesama artis.

Mau tahu siapa yang memiliki jumlah pengikut (follower) terbanyak? Berikut menurut data twittercounter.com:
  1. Sherina Munaf 242.003 follower
  2. Luna Maya 210.210
  3. Raditya Dika 208.222
  4. Vidi Aldiano 184.638
  5. Tora Sudiro 139.668
  6. Bunga Citra Lestari 139.134
  7. Cut Tari 113.684
  8. Sandra Dewi 101.650
  9. Vincent Rompies 100.613
  10. Tika Panggabean 98.449

Hanya saja, hasil tersebut didasarkan dari hasil perhitungan berdasarkan lokasi akun di Jakarta.

Jadi bagi beberapa selebriti Tanah Air yang mungkin memiliki follower lebih banyak namun mencatat lokasi di luar Jakarta menjadi tidak terdeteksi oleh aplikasi ini sehingga tidak masuk dalam daftar 'The 1000 most popular Twitter users for Jakarta'.

Misalnya saja Desta, mantan personil band Club 80's tersebut kemungkinan belum mengupdate setting zona waktunya sehingga terbaca lokasinya berada di Hawaii. Padahal follower Desta yang berjumlah 139.515 lebih banyak dibandingkan Bunga Citra Lestari. Data tersebut dihitung pada 14 Februari 2010 pukul 20.00 WIB.

Data yang didapat dari twittercounter itu pun kemudian coba diolah dan dicek kembali dengan akun-akun selebritis Indonesia yang tidak terbaca lokasinya di Jakarta. Hasilnya peringkat 1-5 tidak berubah. Peringkat 6-10 berturut-turut ditempati oleh Desta, Bunga Citra Lestari, Ringgo, Indra Herlambang, dan Indra Bekti.

Berikut merupakan daftar 10 selebriti Indonesia dengan jumlah follower paling banyak di Twitter dengan cara mengecek satu per satu akun twitternya per 14 Februari 2010 pukul 20.00 WIB.
  1. Sherina 241.950 follower
  2. Luna Maya 210.139
  3. Raditya Dika 208.213
  4. Vidi Aldiano 187.182
  5. Tora Sudiro 140.889
  6. Desta Club 80's 139.515
  7. Bunga Citra Lestari 138.014
  8. Ringgo 129.600
  9. Indra Herlambang 128.597
  10. Indra Bekti 119.085

Cut Tari yang sebelumnya berada di peringkat 7 menurut versi twitercounter sekarang berada dalam peringkat 12 dalam daftar yang baru. Menyusul Sandra Dewi, Vincent Rompies, dan Tika Panggabean yang berturut-turut menempati peringkat 14, 15, dan 16. ( ash / ash )

Penyelenggara Internet Bisa Sadap Presiden

Rabu, 17/02/2010 17:43 WIB
RPM Konten Multimedia
Penyelenggara Internet Bisa Sadap Presiden
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Suasana acara (rou/inet)

Jakarta - Jika nantinya Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Konten Multimedia disahkan, maka penyelenggara jasa internet di Indonesia bisa punya wewenang untuk menyadap semua aktivitas pengguna internet, termasuk akses internet presiden.

"Kami dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) bisa jadi superbody," kata anggota APJII Valens Riyadi dalam jumpa pers tentang penolakan RPM Konten di Hotel Akmani, Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Menurut dia, dalam pasal 8 di RPM Konten Multimedia ada kewajiban penyelenggara internet (PJI/ISP) untuk melaporkan aktivitas pengguna internet.

"Ini artinya, semua email mulai dari masyarakat, menteri, bahkan hingga presiden berhak dilihat lalu dilaporkan setiap enam bulan sekali. Kami berhak menyadap karena ini diwajibkan," terang Valens.

Padahal menurutnya, hal tersebut justru bertentangan dengan peraturan yang ada di Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pasal 31 tentang pelarangan melakukan penyadapan.

"Jelas ini salah kaprah kalau ISP mengurusi masalah konten. Karena pada dasarnya penyelenggara internet sejatinya hanya mengurusi mengenai masalah infrastruktur jaringan internet semata saja," kata Valens.

Sebetulnya tanpa peraturan itu, lanjut dia, masyarakat bisa meminta kepada ISP untuk menyaring situs mana yang dianggap dilarang. Artinya, filterisasi adalah sebuah pilihan kepada konsumen.

"Kita bukannya tidak mendukung internet sehat, kita malah sangat setuju. Akan tetapi bukan dengan cara-cara yang represif seperti ini," tandas pendiri situs fotografer.net tersebut.


Setujukah Anda dengan RPM Konten Multimedia? Sampaikan dalam Pro-Kontra di detikINET.



( rou / ash )

Kaskus Ancam Hengkang dari Indonesia

Rabu, 17/02/2010 18:10 WIB
RPM Konten Multimedia
Kaskus Ancam Hengkang dari Indonesia
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Danny Oei (rou/inet)

Jakarta - Dari sekian banyak elemen masyarakat internet yang menolak disahkannya Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Konten Multimedia, salah satu yang paling lantang menyatakan resistensinya adalah forum komunitas Kaskus.

Bahkan saking geramnya dengan RPM Konten, salah satu petinggi Kaskus, Chief Marketing Officer Danny Oei sempat mengancam akan membawa seluruh perangkat penunjang forum komunitas itu hengkang ke luar Indonesia.

"Jika pemerintah tetap mengesahkan aturan konten ini, kami akan pindahkan semua server kita keluar dari Indonesia. Mungkin ke Singapura. Ini bertentangan dengan misi Kaskus tentang kebebasan bersuara dan berpendapat," ancamnya di tengah jumpa pers di Hotel Akmani, Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Sontak, ancaman ini membuat kaget semua yang hadir. Suara tentang penolakan RPM Konten pun semakin menggema di ruang konferensi hotel tersebut.

Danny merasa kecewa. Sebab, server milik Kaskus perlahan telah dipindahkan ke Indonesia setelah sembilan tahun server mereka berada di Amerika Serikat.

"Di negeri sendiri kami merasa hak kami diinjak-injak oleh pemerintah sendiri. Lebih enak di luar negeri karena kami dihargai," ketusnya.

"Dalam kasus ini, yang rugi justru pemerintah sendiri karena mereka akan kehilangan pajak. Padahal, waktu kami memindahkan server, ini juga atas bujukan pemerintah juga, kenapa kini kami yang malah diinjak-injak," kata Danny lagi.

Saat ini Kaskus telah mempunyai total 40 server yang di-hosting melalui BizNet, dan setiap bulannya Kaskus telah menambah sekitar satu sampai dua server setiap bulannya.

"Kita sebagai penyelenggara konten lokal tidak pernah diajak duduk bareng bicara dengan pemerintah. Padahal seharusnya kita difasilitasi," tandasnya.

Kaskus, menurut Danny, setiap harinya menerima postingan 100 ribu artikel dari 1,2 juta anggotanya. Dengan adanya aturan tentang konten, ia merasa sulit untuk melakukan pengawasan.

"Meski telah kami awasi, pasti ada. saja konten yang tidak diinginkan bisa lolos. Ini situs user generated content, jika pemerintah mau mengawasi, silakan saja pekerjakan 1,2 juta orang untuk mengawasi setiap postingan yang masuk di thread kami," pungkasnya.

( rou / ash )

Jumat, 12 Februari 2010

Gmail Bakal Adopsi Facebook dan Twitter

Selasa, 09/02/2010 14:07 WIB

Gmail Bakal Adopsi Facebook dan Twitter
Santi Dwi Jayanti - detikinet

ilustrasi (inet)

California - Google akan menyuntikkan layanan sosial ke dalam layanan email populernya, Gmail. Akibatnya, Gmail bakal mengadopsi layanan seperti yang dimiliki Facebook dan Twitter seperti berbagi status, foto hingga video.

Google mengharapkan, nantinya pengguna Gmail tak perlu membuka Facebook atau Twitter untuk sekadar melihat atau melakukan update status. Selain itu, Google juga berencana mengintegrasikan konten YouTube dan Picasa untuk bisa dilihat di Gmail.

Dilansir detikINET dari Wired, Selasa (9/2/2010), Google ingin menjadikan Gmail sebagai pusat pengguna internet berkirim pesan, bukan hanya email. Sejauh ini, pengguna Gmail telah bisa chatting, video call dan mengirim SMS.

Belum ada rincian lebih lanjut soal perubahan pada Gmail ini. Namun Google dikabarkan akan segera melakukan pengumuman soal ini.

( sha / wsh )

Rabu, 10 Februari 2010

Google Buzz Siap Hadapi Facebook dan Twitter

Situs Jejaring Sosial
Google Buzz Siap Hadapi Facebook dan Twitter
Layanan baru itu membuat pengguna Gmail bisa melakukan berbagai aktivitas jejaring sosial.
RABU, 10 FEBRUARI 2010, 19:05 WIB
Muhammad Firman, Harriska Farida Adiati
Google Buzz (google.com)

VIVAnews - Raksasa mesin pencari Google mengumumkan bahwa produk Gmail mereka akan memiliki tampilan jaringan sosial. Tampilan baru tersebut diciptakan agar Gmail dan Gchat mampu berkompetisi dengan Facebook dan Twitter.

Hadir dengan nama Google Buzz, layanan baru tersebut akan membuat pengguna Gmail bisa berbagi pesan, link situs internet, dan foto, dengan teman dan kolega langsung dari akun Gmail.

Seperti dikutip dari Inquirer, 10 Februari 2010, Google juga merilis beberapa produk yang dirancang agar tampilan situs sosialnya bisa diakses di perangkat mobile. Menurut Inquirer, fitur baru dari Google tersebut tampak sama saja dengan Facebook dan muncul di saat demam jejaring sosial mulai mereda.

Ini merupakan terobosan kedua Google dalam wilayah jaringan sosial. Sebelum ini, Google telah membuat jejaring sosial sendiri yakni Orkut yang berhasil berkembang di Brazil. Sayangnya Orkut gagal menarik minat pengguna penutur Bahasa Inggris seperti Facebook dan Myspace di Amerika.

Dengan Buzz, Google mengikuti jejak Yahoo yang juga membangun fungsi jejaring sosial ke dalam produk email mereka untuk bisa terhubung dengan Facebook.

• VIVAnews

Sabtu, 06 Februari 2010

Komunitas Djadoel, Ahlinya Benda-benda Tempo Dulu

Komunitas Djadoel, Ahlinya Benda-benda
Tempo Dulu
Sabtu, 6 Februari 2010 | 18:09 WIB
R.A. KHAIRUN NISA
Koleksi dari Komunitas Djadoel Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berawal dari minat yang sama pada benda-benda tempo dulu, Komunitas Djadoel Jakarta (KDJ) yang belum genap berusia satu tahun ini terbentuk. Latar belakang profesi yang berbeda bukan alasan yang membuat komunitas yang terdiri atas 21 anggota ini tidak kompak.

Setiap anggota mempunyai minat terhadap koleksi benda-benda yang berbeda. Ada anggota yang khusus mengoleksi jam kuno, ada yang mengoleksi komik lama, bahkan ada juga yang mengoleksi film dan kaset lawas.

"Kami koleksi benda yang ada di sekeliling kitaaja. Kadang kami juga ikut pameran, antaranggota juga saling barteran koleksi," kata Daniel Supriyono (40), Ketua KDJ, Sabtu (6/2/2010), di Jakarta.

Komunitas yang terbentuk pada 11 April 2009 ini tentunya sudah ahli dalam merawat benda kuno. "Secara umum dibersihin aja, kalau buku sering dibuka-buka aja," kata Ferry Van Afoey (43), anggota KDJ yang gemar mengoleksi jam tua, ditemui di tempat yang sama.

Menurut Fery Diananto, anggota lain yang mengoleksi mainan anak-anak jadul, untuk koleksi yang terbuat dari kaleng harus rajin-rajin dibersihkan, dijauhkan dari air, dan tidak disimpan di tempat lembab.

"Jangan simpan di tempat yang lembab," kata Fery.

Mainan koleksi Fery saat ini sudah tidak diproduksi sejak tahun 1980-an. "Sudah tidak diproduksi, karena membahayakan anak kecil, kemudian ditarik. Sebenarnya sampai sekarang mulai diproduksi lagi, tapi jadi barang koleksi. Harganya juga harga kolektor," lanjut Fery.

Anthon Novianto (40), kolektor komik-komik lama, juga punya cara sendiri untuk menjaga benda-benda koleksinya. "Diplastikin aja, taruh di lemari karena kalau sering dibaca-baca lama-lama rusak," kata Anthon.

Selain mengoleksi komik, Anthon yang pernah melanjutkan kuliah di Jepang ini juga gemar mengoleksi boneka Jepang dan berbagai proyektor tua.

"Ngumpulin boneka Jepang, terus proyektor-proyektor itu juga koleksi saya. Saya juga koleksi kaset, khusus kaset-kaset lawak," ujarnya.


Penulis: C14-09 | Editor: hertanto

Hari ini Facebook Ubah Tampilan

Jangan Kaget, Hari ini Facebook Ubah Tampilan

Jumat, 5 Februari 2010 | 15:55 WIB

PALO ALTO, KOMPAS.com — Memasuki usianya ketujuh tahun, Facebook memberikan kejutan kepada para penggunanya dengan perubahan tampilan. Facebook mengatakan, desain baru menyediakan navigasi yang lebih enak untuk melihat-lihat hal baru.

"Hari ini, kami mulai melakukan perubahan navigasi terbaru untuk membantu Anda menemukan apa yang dicari di Facebook. Sekarang dari kiri atas menu Anda bisa dengan cepat mendapatkan yang paling baru dan penting," ujar Jing Chen, insinyur Facebook, dalam blog perusahaan, Jumat (5/2/2010).

Peringatan di atas

Ia menjelaskan tiga perubahan utama navigasi baru ini. Pertama, navigasi yang baru memastikan pengguna selaluupdate dari baris teratas.

"Jika Anda menerima notification Facebook, misalnya, seseorang menulis di Wall atau nge-tag foto, Anda akan melihat tombol berwarna merah di pojok kiri atas dekat kotak pencarian," jelas Jing Chen. Jika di-klik akan muncul Drop Down Menu.

Sementara itu, link ke halaman profil akan diletakkan di kanan atas menjadi satu dengan menu Account. Termasuk di dalamnya fitur untuk mengatur privasi dan log out.

Menu konten di kiri

Perubahan kedua, semua konten kini bisa diakses melalui menu terurut di bagian paling kiri. Jika pengguna biasa menggunakan sistem folder di komputer Windows, pola seperti ini sangat membantu karena familiar.

"Menu di kiri dikumpulkan agar mempermudah Anda berkomunikasi dan menemukan konten dari teman. Anda kini bisa mengakses pesan dan fitur utama lainnya dari satu tempat, dari sebelah kiri News Feed," urai Chen.

Dari menu foto, pengguna dapat melihat daftar foto terbaru teman-temannya. Dari menu kegiatan bisa melihat agenda yang akan datang. Dari menu teman bisa mencari teman, perubahan profil yang dilakukan teman, dan melakukan filter News Feed.

Berbagi info "game" dan aplikasi

"Kami juga membuat kali ini lebih mudah bagi Anda untuk menemukan dan berinteraksi dengan aplikasi dan menemukan yang baru melalui menu Applications and Games," tulis Chen.

Menu tersebut akan memperlihatkan game-game yang dimainkan pengguna Facebook, game-game yang sedang dimainkan teman. Aplikasi favorit juga bisa dipilih agar muncul di menu kiri sehingga lebih mudah diakses.

Jika tak ingin apa yang Anda lakukan diketahui semua orang atau teman, semuanya bisa diatur melalui Privacy Setting. Kalau masih bingung dengan desain baru, Facebook menyediakan Site Tour.

WAH



Editor: wah