Tampilkan postingan dengan label facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label facebook. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 September 2011

Facebook Siapkan Konten Musik di Situsnya


Facebook Siapkan Konten Musik di Situsnya

Pengguna Facebook nantinya dapat menikmati musik gratis dari penyedia layanan musik.

KAMIS, 1 SEPTEMBER 2011, 12:10 WIB
Indra Darmawan

VIVAnews - Jejaring sosial nomor wahid Facebook kembali mempersiapkan perubahan desain tampilan depan mereka, seiring rencana jejaring sosial ini menyediakan konten musik, video, dan videogames dari pihak ketiga.
Kabar tersebut dilaporkan oleh situs Wall Street Journal, berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui rencana ini. Dengan inisiatif baru Facebook ini, nantinya pengguna Facebook bisa menikmati musik gratis dari Spotifiy atau situs-situs musik semacamnya. 
Belum lama ini, Facebook memang sempat mengatakan kepada beberapa media, bahwa mereka akan membolehkan penyedia layanan musik online, seperti Spotify AB atau Rdio, untuk mempublikasikan aktivitas pengguna mereka di Facebook. Misalnya saat mereka mengeklik tombol Like (Suka) atau ketika menambah seorang teman. 
Laporan CNBC juga mengatakan bahwa Facebook tengah membangun platform musik di situsnya. "Banyak penyedia layanan musik di seluruh dunia telah terintegrasi dengan Facebook, dan kami secara konstan melakukan pembicaraan dengan mitra-mitra kami mencari cara untuk meningkatkan integrasi ini," kata Facebook.
Saat ini, beberapa layanan musik sudah membuat sebuah aplikasi player musik yang berada di atas platform Facebook, sehingga pengguna bisa mendengarkan musik tanpa musti meninggallkan Facebook mereka. Namun, musik itu sendiri baru bisa dinikmati setelah pengguna log in ke layanan pihak ketiga tersebut. 
Langkah Facebook ini adalah bagian dari strategi yang lebih besar untuk meningkatkan tersedianya berbagai jenis konten media di situs tersebut. Rencana ini kemungkinan akan diluncurkan di ajang konferensi para pengembang Facebook f8, akhir September.
Selain konten musik, beberapa waktu yang lalu perusahaan studio film Warner Bros juga mulai menyewakan konten video mereka lewat Facebook. Beberapa film seperti The Dark Night, Yogi Bear sudah ditawarkan lewat Facebook dengan biaya sewa antara 30-40 Facebook Credit. 
Satu Facebook Credit setara dengan 10 sen AS atau sekitar Rp 850. Dari transaksi tersebut, Facebook mendapatkan fee sebesar sekitar 30 persen, yang merupakan jumlah standar pemotongan dalam sebuah transaksi di Facebook. (umi)

• VIVAnews

Sabtu, 07 Mei 2011

Facebook akan Bayar Penonton Iklan

Jumat, 06/05/2011 16:23 WIB
Facebook akan Bayar Penonton Iklan
Rachmatunisa - detikinet

(Ist)

Jakarta - Ada cara baru agar orang-orang mau menonton iklan melalui video online, yakni dengan membayar mereka. Ya, inilah fasilitas beriklan baru yang disediakan Facebook.

Bekerjasama dengan perusahaan iklan social game TrialPay, Facebook akan memberi imbalan bagi gamer yang menonton iklan yang ditayangkan melalui video online.

Dikutip detikINET dari Business Insider, Jumat (6/5/2011), para pengiklan yang membidik gamer di jejaring sosial ini memanfaatkan layanan TrialPlay melalui platform iklan yang dinamakan DealSpot.

Selanjutnya, para pengembang game yang akan beriklan bisa memanfaatkan DealSpot untuk menyisipkan penawaran tertentu dalam sebuah game. Nah, ketika gamer memainkannya, mereka akan melihat berbagai penawaran sejumlah Facebook Credits atau poin jika menonton sebuah tayangan video iklan.

Nantinya, poin tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai benda virtual atau aplikasi yang ada di Facebook. Untuk saat ini, Facebook Credits memang masih bersifat opsional, namun kabarnya Facebook akan mengharuskan pembayaran semua game dan benda virtual di situsnya menggunakan cara ini.


( rns / ash )

Rabu, 30 Maret 2011

Awas, Video Seks Lindsay Lohan di Facebook

Awas, Video Seks Lindsay Lohan di Facebook
Metode penyebaran yang digunakan adalah dengan mengirimkan Event Invitation provokatif.
RABU, 3 NOVEMBER 2010, 09:54 WIB
Muhammad Firman

VIVAnews - Setelah video seputar kentang McDonalds yang memakan korban cukup banyak, khususnya para Facebooker yang gemar memperhatikan kesehatan badan (raga), kini para pengeksploitasi celah keamanan kembali mengincar pengguna Facebook.

Kalau sebelumnya yang disasar adalah mereka yang peduli dengan kesehatan raga, kini kini korban yang di incar sekarang adalah mereka yang perhatian dengan film dewasa (porno). Tidak tanggung-tanggung, pesohor yang dimanfaatkan adalah Lindsay Lohan yang terkenal nyeleneh.

“Metode yang dipakai sama persis dengan video McDonalds,” kata Alfons Tanujaya, Antivirus Specialist Vaksincom, pada keterangannya, 2 November 2010. “Hanya saja, kalau video McDonalds bisa di tonton oleh siapapun, video ini tidak boleh dilihat oleh anak di bawah umur,” ucapnya.

Metode penyebarannya, kata Alfons, pelaku mengirimkan Event Invitation yang datang dengan berbagai macam judul seperti Lindsey Having Sex with HOT Girl, This is Lindsey Lohan's Leaked Celebrity Sex Tape, Lindsay Lohan Having a THREEWAY on Camera, dan lain-lain.

“Sama dengan eksploitasi menggunakan tema McDonalds, mengklik event [Yes] [No] atau [Maybe] tidak akan mengakibatkan Anda menjadi korban eksploitasi,” kata Alfons. “Anda ‘hanya’ akan menyetorkan nama kontak Anda di dalam daftar aplikasi,” ucapnya.

Hebatnya, kata Alfons, malah banyak pengguna Facebook yang menyukai aplikasi jahat ini, entah sadar atau tidak sadar, dengan mengklik "like".

“Pembuat aplikasi jahat ini cerdik. Kalau dengan video McDonalds mereka cuma dapat korban sedikit, dengan umpan ‘Lindsay Lohan’ mereka mengincar lebih banyak,” kata Alfons. “Jangankan dengan judul provokatif, judul "Don't Click" saja kadang malah memancing untuk klik,” ucapnya.

Alfons menyebutkan, berapapun Event Invitation yang dikirimkan, jika Anda tidak pernah memberikan izin [Allow] pada aplikasi Facebook yang jahat itu, akun Facebook Anda akan selalu aman dan tidak akan menjadi korban eksploitasi.

“Karena itu, saran kami, jangan pernah mengklik [Allow] terhadap aplikasi Facebook yang Anda tidak ketahui,” kata Alfons. “Kalau Anda ragu terhadap satu aplikasi, sebaiknya jangan di [Allow],” ucapnya.

Jika Anda terlanjur menjadi korban, sama seperti eksploitasi McDonalds, cara mengatasi aplikasi yang mengeksploitasi adalah dengan menghapus aplikasi tersebut. Detail langkah-langkah menghapuskan “virus” tersebut dapat disimak di halaman berikut.

• VIVAnews

Sabtu, 29 Januari 2011

Seorang Profesor Kritik Keburukan Facebook & Twitter

Senin, 24/01/2011 11:38 WIB

Seorang Profesor Kritik Keburukan Facebook & Twitter
Fino Yurio Kristo - detikinet



Facebook (ist)

Massachusetts - Facebook jamak disebut sebagai situs jejaring sosial. Namun menurut profesor ini, Facebook malah berpotensi menjadikan orang anti sosial. Dia menyatakan, situs seperti Facebook atau Twitter terlalu mendominasi kehidupan, membuat manusia terisolasi dan kurang manusiawi.

Pendapat itu dikemukakan profesor Sherry Turkle, akademisi di Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat. Ia menulis buku 'Alone Together', yang mengkritik pemakaian situs jejaring sosial sebagai sebuah bentuk kegilaan di zaman modern.

Dalam bukunya, dia berargumentasi bahwa Facebook menghadirkan ilusi kemudahan melakukan komunikasi dengan lebih baik. Namun justru teknologi ini mengisolasi orang dari interaksi antar manusia yang nyata. Padahal realitas di dunia cyber adalah tiruan yang buruk dari dunia sebenarnya.

Dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (24/1/2011), sang profesor juga menilai situs jejaring bisa membuat orang tergila-gila dan melakukan berbagai kebiasaan tidak pantas. Misalnya tetap sibuk facebookan atau ngetweetsaat upacara pemakaman.

Namun demikian, argumen sang profesor tidak diterima begitu saja. Beberapa pihak menilai Facebook maupun Twitter memiliki banyak kegunaan, di antaranya untuk merekatkan hubungan yang terpisah karena jarak. Menurut Anda?
( fyk / ash )

Jumat, 14 Januari 2011

Jangan Malu Pasang Foto 'Jelek' di Facebook

Jangan Malu Pasang Foto 'Jelek' di Facebook
Peluang mencuri perhatian orang lain justru lebih besar.
JUM'AT, 14 JANUARI 2011, 17:13 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila

VIVAnews - Kala ingin memperbarui foto profil di Facebook atau Twitter, mayoritas orang konsen mencari gambar fisik atau wajah paling menarik. Sesuatu yang dianggap kekurangan seperti hidung besar, pipi tembem, atau berat badan berlebih pun berusaha disamarkan.

Sekali-sekali coba lakukan sebaliknya. Ekspos 'kekurangan' tersebut. Kenapa? Kekurangan ternyata bisa membawa berkah sendiri.

Menurut temuan terbaru situs kencan dalam jaringan, OKCupid, dengan menampilkan foto yang Anda nilai 'tak pantas', Anda memiliki peluang lebih besar mencuri perhatian orang lain.

Ini berdasar analisis pola pesan dan suara 43 ribu wanita yang menggunakan jejaring sosial. Jika seseorang merasa dirinya tak cantik, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mengekspos wajah paling jelek dengan mimik lucu atau menarik. Bagi mereka, berpose 'manis' jarang bermanfaat menjaring kencan potensial.

Bagaimana bisa? Menurut Christian Rudder dari OKCupid, berlawanan dengan pandangan umum, pria akan lebih banyak mengirim pesan kepada wanita yang dinilai 'tidak menarik'. Ini tak lebih dari sekadar kompetisi. "Anggaplah seorang pria menyukai seorang wanita. Jika ia mencurigai tak ada pria lain tertarik, berarti persaingan berkurang," ucapnya seperti dikutip dari Yourtango.

Ia menyarankan agar wanita merasa percaya diri dan tidak bersembunyi di balik foto palsu. Dari survei ditemukan, kejujuran sangat penting mencipta peluang kencan yang berawal dari media sosial. Jadi, benarlah nasehat bijak yang menyatakan, "Keindahan berasal dari mata yang memandangnya."

• VIVAnews

Kamis, 16 Desember 2010

Facebook Jadi Tempat Kerja Terbaik

Kamis, 16/12/2010 07:34 WIB

Facebook Jadi Tempat Kerja Terbaik
Fino Yurio Kristo - detikinet

Mark Zuckerberg, pendiri Facebook (ist)




New York
- Selain jadi situs jejaring idaman, Facebook ternyata jadi tempat kerja favorit bagi para karyawan. Situs besutan Mark Zuckerberg ini menduduki peringkat teratas tentang perusahaan berbasis di Amerika Serikat yang paling nyaman untuk bekerja.

Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (15/12/2010), survei ini digelar oleh Glassdoor, situs yang biasa menangani ketenagakerjaan. Pemeringkatan perusahaan dibuat berdasar tingkat kepuasan karyawan mengenai kondisi tempat kerjanya. Faktor yang dinilai misalnya tingkat gaji dan kompetensi para bos.

Nah, Facebook rupanya mendapat penilaian tinggi dari para pekerjanya. Situs jejaring sosial terpopuler di dunia ini meraih rating 4,6 dari nilai maksimal 5.

Apa alasan karyawan senang berkarir di Facebook? Rupanya mereka suka dengan keterbukaan dan kerja sama yang terjadi di tempat kerjanya. Memang menurut Robert Bohman selaku Chief Executive Glassdoor, pekerja paling merasa tidak senang jika terjadi komunikasi yang buruk di perusahaannya.

Dalam survei tersebut, Facebook berhasil mengalahkan berbagai perusahaan besar di negeri Paman Sam. Berada di tempat kedua dan ketiga adalah Southwest Airlines, kemudian perusahaan konsultan Bain & Company.


( fyk / rou )

Facebook Segera Perkenalkan Fitur Pengenal Wajah

Jumat, 17/12/2010 09:00 WIB

Facebook Segera Perkenalkan Fitur Pengenal Wajah
Rachmatunisa - detikinet

Ilustrasi (Ist.)




Jakarta
- Masih ingat dengan fitur pengenal wajah pada foto tagging di Facebook? Fitur yang telah diuji coba sejak Juli ini kabarnya segera hadir pekan depan.

Tapi tunggu dulu, Anda tetap harus bersabar karena Facebook merilis fitur ini bertahap untuk pengguna global. Itu artinya, belum semua pengguna Facebook di seluruh dunia bisa mencicipi fitur ini.

Berdasarkan keterangan yang dikutip detikINET dari AFP, Jumat (17/12/2010), fitur pengenalan wajah ini akan diperkenalkan di Amerika Serikat pekan depan. Dengan fitur ini, para pengguna bisa mengidentifikasi teman mereka di foto yang diunggah di situs jejaring sosial tersebut.

"Sekarang, jika Anda mengunggah foto-foto pernikahan sepupu Anda misalnya, Facebook akan mengelompokkan semua foto bersama pengantin dan men-suggest nama mereka," kata salah satu engineer Facebook Justin Mitchell dalam postingan
blognya.

"Jika dulu Anda harus mengetikkan nama orang yang akan di tag berkali-kali, sekarang Anda hanya tinggal mengklik 'Save' untuk men-tag semua foto sepupu Anda sekaligus," terangnya.

Dia menyebutkan, ketika pengguna mengunggah gambar digital, software pengenalan wajah otomatis mencocokkan wajah dengan orang-orang yang telah di-tag, diberi nama di foto lainnya.
( rns / ash )

Jumat, 19 November 2010

Facebook and Myspace finally friend one another

Facebook and Myspace Finally ‘Friend’ One Another

Nov. 18 2010 - 1:00 pm

Facebook and Myspace finally friend one another

Well, it’s official – Facebook and Myspace have kissed and made up.

Or, depending on how you look at it, Myspace has finally “surrendered” to the big, bad, blue and white social giant.

Either way, Thursday’s announcement from Myspace CEO Mike Jones and Facebook VP of Partnerships Dan Rose has been a long time coming.

“Mashup with Facebook” – the official name for the collaboration between the two longtime competitors – lets Myspace users import all of their Facebook likes and interests into their “personalized content stream.”

In other words, Facebook’s Connect product – the platform that allows a Facebook user to integrate their profile specs and info into outside pages – has ‘officially’ come to Myspace. The full integration is being rolled out globally today, and incorporation of Facebook’s “Like” buttons on Myspace content pages is forthcoming.

Interestingly enough, the Facebook Connect ability is going to be “implemented from the homepage of Myspace”, says Myspace CEO Mike Jones, with the “function located within the signup and login box.” It’s a questionable move – branding the front page of Myspace’s site with a Facebook logo – but it’s a signal that Myspace doesn’t want to compete directly with the social giant anymore.

“Myspace is a leading social entertainment destination,” Jones said multiple times during the call, rehashing the signal the company tried to send to the press during it’s redesign launch in October – the company’s “core mission is curation,” Jones said. “We want to become the leading social entertainment destination,” Jones said in another interview with me in October. “connecting users to content that defines different entertainment tastes. We’re not a social network.”

Since the company launched “Sync with Facebook” a few months ago – which let Myspace users sync their flowing content stream on their Myspace page with that of their Facebook feed, Jones said Myspace integrated 1 million new users as a result.

But “Mashup with Facebook” is apparently different . It’s “about connecting content you like on Facebook to Myspace and having the ability to experience new recommended content,” a Myspace spokesperson told me. “This feature builds on Sync with Facebook to offer a richer and more real-time Stream.”

So, is it integration, or is it surrender?

Jones (obviously) says the former: “Myspace is committed to a new strategy,” positioning his site as a “complimentary offering to Facebook and other social platforms.” Jones clarified that there’s “no financial component to this partnership.”

Bottom line for Jones, and for Myspace: It’s about entertainment curation, not social media market dominance. With this rollout we’ll see if traffic numbers respond accordingly.

Below are a few screen shots on what the integration will look like:

http://blogs.forbes.com/mikeisaac/2010/11/18/facebook-and-myspace-finally-friend-one-another/

Minggu, 14 November 2010

Facebook Luncurkan E-mail Senin?

Facebook Luncurkan E-mail Senin?
Facebook sedang menggeber Project Titan untuk menyaingi Gmail dan Hotmail.
SABTU, 13 NOVEMBER 2010, 20:16 WIB
Arfi Bambani Amri

VIVAnews - Kabar beredar kencang bahwa Facebook akan meluncurkan fasilitas e-mail mulai Senin besok. Kabarnya, Facebook tak puas dengan fasilitas pengiriman pesan ala "inbox" yang kini mereka miliki.

PC World mengutip TechCrunch, menyatakan Facebook sedang menggeber Project Titan yang diharapkan bisa bersaing dengan Gmail dan Hotmail. Layanan e-mail ini diharapkan akan diumumkan Senin depan, saat Facebook bertemu pers di Pertemuan Web 2.0 di San Fransisco, Amerika Serikat.

Rumor e-mail Facebook ini awalnya muncul Februari lalu. Saat itu, diperkirakan alamat Facebook yang ada sekarang otomatis menjadi alamat e-mail: Anda@facebook.com.

Soal jumpa pers, hanya disebutkan raksasa media-sosial ini akan mengupas soal layanan pesan. Undangan menyebutkan soal penggunaan ikon inbox/messages Facebook di aplikasi telepon genggam.

Pertanyaan yang muncul, apakah Facebook bisa menampilkan e-mail yang bisa bersaing dengan Gmail yang penuh kreativitas?

Menurut firma riset pasar Gartner, layanan e-mail dari Facebook bisa sangat tepat, karena "20 persen pekerja akan menggunakan jaringan sosial sebagai alat utama komunikasi bisnis di 2014." Jelas, e-mail sangat cocok dengan skenario ini.

Saat ini di dunia, menurut situs peranking situs, Google.com merupakan situs paling populer sejagat. Facebook bertengger di posisi kedua. Namun di Indonesia, Facebook telah setengah tahun menjadi situs paling populer. (kd)

• VIVAnews