Sabtu, 06 Februari 2010

Komunitas Djadoel, Ahlinya Benda-benda Tempo Dulu

Komunitas Djadoel, Ahlinya Benda-benda
Tempo Dulu
Sabtu, 6 Februari 2010 | 18:09 WIB
R.A. KHAIRUN NISA
Koleksi dari Komunitas Djadoel Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berawal dari minat yang sama pada benda-benda tempo dulu, Komunitas Djadoel Jakarta (KDJ) yang belum genap berusia satu tahun ini terbentuk. Latar belakang profesi yang berbeda bukan alasan yang membuat komunitas yang terdiri atas 21 anggota ini tidak kompak.

Setiap anggota mempunyai minat terhadap koleksi benda-benda yang berbeda. Ada anggota yang khusus mengoleksi jam kuno, ada yang mengoleksi komik lama, bahkan ada juga yang mengoleksi film dan kaset lawas.

"Kami koleksi benda yang ada di sekeliling kitaaja. Kadang kami juga ikut pameran, antaranggota juga saling barteran koleksi," kata Daniel Supriyono (40), Ketua KDJ, Sabtu (6/2/2010), di Jakarta.

Komunitas yang terbentuk pada 11 April 2009 ini tentunya sudah ahli dalam merawat benda kuno. "Secara umum dibersihin aja, kalau buku sering dibuka-buka aja," kata Ferry Van Afoey (43), anggota KDJ yang gemar mengoleksi jam tua, ditemui di tempat yang sama.

Menurut Fery Diananto, anggota lain yang mengoleksi mainan anak-anak jadul, untuk koleksi yang terbuat dari kaleng harus rajin-rajin dibersihkan, dijauhkan dari air, dan tidak disimpan di tempat lembab.

"Jangan simpan di tempat yang lembab," kata Fery.

Mainan koleksi Fery saat ini sudah tidak diproduksi sejak tahun 1980-an. "Sudah tidak diproduksi, karena membahayakan anak kecil, kemudian ditarik. Sebenarnya sampai sekarang mulai diproduksi lagi, tapi jadi barang koleksi. Harganya juga harga kolektor," lanjut Fery.

Anthon Novianto (40), kolektor komik-komik lama, juga punya cara sendiri untuk menjaga benda-benda koleksinya. "Diplastikin aja, taruh di lemari karena kalau sering dibaca-baca lama-lama rusak," kata Anthon.

Selain mengoleksi komik, Anthon yang pernah melanjutkan kuliah di Jepang ini juga gemar mengoleksi boneka Jepang dan berbagai proyektor tua.

"Ngumpulin boneka Jepang, terus proyektor-proyektor itu juga koleksi saya. Saya juga koleksi kaset, khusus kaset-kaset lawak," ujarnya.


Penulis: C14-09 | Editor: hertanto

Hari ini Facebook Ubah Tampilan

Jangan Kaget, Hari ini Facebook Ubah Tampilan

Jumat, 5 Februari 2010 | 15:55 WIB

PALO ALTO, KOMPAS.com — Memasuki usianya ketujuh tahun, Facebook memberikan kejutan kepada para penggunanya dengan perubahan tampilan. Facebook mengatakan, desain baru menyediakan navigasi yang lebih enak untuk melihat-lihat hal baru.

"Hari ini, kami mulai melakukan perubahan navigasi terbaru untuk membantu Anda menemukan apa yang dicari di Facebook. Sekarang dari kiri atas menu Anda bisa dengan cepat mendapatkan yang paling baru dan penting," ujar Jing Chen, insinyur Facebook, dalam blog perusahaan, Jumat (5/2/2010).

Peringatan di atas

Ia menjelaskan tiga perubahan utama navigasi baru ini. Pertama, navigasi yang baru memastikan pengguna selaluupdate dari baris teratas.

"Jika Anda menerima notification Facebook, misalnya, seseorang menulis di Wall atau nge-tag foto, Anda akan melihat tombol berwarna merah di pojok kiri atas dekat kotak pencarian," jelas Jing Chen. Jika di-klik akan muncul Drop Down Menu.

Sementara itu, link ke halaman profil akan diletakkan di kanan atas menjadi satu dengan menu Account. Termasuk di dalamnya fitur untuk mengatur privasi dan log out.

Menu konten di kiri

Perubahan kedua, semua konten kini bisa diakses melalui menu terurut di bagian paling kiri. Jika pengguna biasa menggunakan sistem folder di komputer Windows, pola seperti ini sangat membantu karena familiar.

"Menu di kiri dikumpulkan agar mempermudah Anda berkomunikasi dan menemukan konten dari teman. Anda kini bisa mengakses pesan dan fitur utama lainnya dari satu tempat, dari sebelah kiri News Feed," urai Chen.

Dari menu foto, pengguna dapat melihat daftar foto terbaru teman-temannya. Dari menu kegiatan bisa melihat agenda yang akan datang. Dari menu teman bisa mencari teman, perubahan profil yang dilakukan teman, dan melakukan filter News Feed.

Berbagi info "game" dan aplikasi

"Kami juga membuat kali ini lebih mudah bagi Anda untuk menemukan dan berinteraksi dengan aplikasi dan menemukan yang baru melalui menu Applications and Games," tulis Chen.

Menu tersebut akan memperlihatkan game-game yang dimainkan pengguna Facebook, game-game yang sedang dimainkan teman. Aplikasi favorit juga bisa dipilih agar muncul di menu kiri sehingga lebih mudah diakses.

Jika tak ingin apa yang Anda lakukan diketahui semua orang atau teman, semuanya bisa diatur melalui Privacy Setting. Kalau masih bingung dengan desain baru, Facebook menyediakan Site Tour.

WAH



Editor: wah

Senin, 01 Februari 2010

Anak Generasi Internet, Hiburannya Warnet

Anak Generasi Internet, Hiburannya Warnet

Senin, 1 Februari 2010 | 10:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gerombolan anak lelaki itu berteriak seru layaknya suporter sepak bola. "Hiat, kiri dong... kiri... itu... itu musuhnya! Hajar... hajar," teriak salah seorang anak. Mata mereka tertuju pada sebuah layar komputer di sebuah warung internet atau warnet yang mereka sewa bersama.

Rupanya, mereka tengah bermain game online. Salah satu di antara mereka, Andi, mengaku sering datang ke warnet yang terletak di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, itu untuk bermain game. "Main Facebook juga," katanya saat berbincang di warnet Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu (31/1/2010).

Tak jauh dari komputer yang disewa Andi, segerombol anak perempuan juga duduk tenang di depan layar. Bedanya, mereka tidak berteriak-teriak layaknya gerombolan anak laki-laki. Terlihat di layar komputer, sang anak perempuan sedang mengutak-utik aplikasi game Farmville yang temanya berkebun dan beternak di Facebook masing-masing.

"Biasanya buka Facebook. Kadang game online. Kadang-kadang doang. Biasanya enggak bareng-bareng, enggak lama, setengah jam doang," ujar Tia yang masih duduk di kelas V SD.

Rupanya, setiap hari libur seperti Sabtu dan Minggu, warnet milik Yusuf itu dipenuhi anak-anak sejak pagi hingga malam hari. "Kalau hari libur, mereka (anak-anak) dari pagi pukul 08.00 sampai 18.00 lewatlah," kata Yusuf.

Diakui Yusuf, pelanggan setia warnetnya memang anak-anak sekolah tingkat SD dan SMP. Biasanya, lanjut Yusuf, anak-anak itu menghabiskan uang paling banyak hingga Rp 10.000 untuk sekali main di warnetnya. "Biasanya yang paket 3 jam Rp 9.000 atau empat jam paling lama," kata Yusuf.

Fenomena anak memenuhi warnet memang tak asing lagi saat ini. Yusuf pun mengakui bahwa anak-anak yang berkunjung ke warnetnya sudah pintar mengoperasikan komputer berakses internet. "Emang ya aneh juga. (Mereka)pinter-pinter banget, malah udah ngertian dia (anak-anak). Kalau soal game, dia yang lebih tahu," katanya.

Yusuf juga bercerita, gaya hidup anak-anak zaman sekarang memang berbeda dengan masa kanak-kanak Yusuf. "Beda anak sekarang. Kalau zaman dulu kan biasa maen di lapangan. Beda zaman, pada paham internet. Sekarang kan di sekolah tugas-tugas pakai komputer sih," tuturnya.

Memang, saat ini teknologi informasi semakin berkembang. Serbuan informasi media baru, seperti internet, tak dapat dihindari. Begitupun dengan anak-anak. Sifat internet yang interaktif memang menarik minat anak-anak, terlebih saat ini sistem pendidikan di sekolah-sekolah mewajibkan siswanya terbiasa dengan teknologi.

"Kadang ada juga yang ke warnet untuk bikin tugas. Tugas-tugas mereka (anak-anak) kan pakai komputer, cari di internet," imbuh Yusuf.

Untuk mengantisipasi kenakalan anak yang membolos sekolah demi bermain di warnet, Yusuf mengaku telah melarang anak-anak yang berseragam masuk ke warnetnya. "Kalau pakai seragam enggak boleh masuk," imbuhnya.

C12-09

Editor: wah

Ponsel Android Masih Asing di Pasaran

Ponsel Android Masih Asing di Pasaran

Minggu, 31 Januari 2010 | 14:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Serbuan ponsel berplatform Android buatan Google belum terlalu meriah di pasaran Indonesia. Setidaknya begitulah yang terlihat di Mal Ambassador, salah satu pusat penjualan ponsel di Jakarta.

Dari hampir semua gerai penjualan ponsel di Mal Ambasador yang ditemui Kompas.com, tak satu pun penjual yang menyimpan stok produk ponsel Android. Bahkan, beberapa di antara penjual mengaku tidak tahu tentang sistem operasi Android itu. Barulah setelah lama berkeliling, seorang penjual di sebuah kios mengaku mengenal istilah OS Android.

"Oh kami ada, yang Motorola Milestone," ujar Lia, sang penjual. Lia juga mengaku bahwa Motorola Milestone (yang dikenal dengan nama Motorola Droid di AS) sudah masuk pasaran Ambasador sejak sebulan lalu.

Menurut keterangannya, istilah ponsel Android memang masih asing di kalangan penjual ponsel di Mal Ambasador. "Rata-rata mereka malas cari tahu info handphone baru," kata Lia.

Di tokonya, Lia mengaku memiliki beberapa stok Motorola Milestone yang dijual seharga Rp 6 jutaan. Namun, peminat ponsel Android diakui Lia sangat sedikit karena harganya yang masih relatif mahal. Lia pun mengaku, ponsel Android dagangannya belum ada yang terjual.

"Ada beberapa orang yang sudah tanya. Hari ini satu orang yang tanya. Rata-rata (yang tanya) orang kantoran," ucap Lia. Sangat disayangkan, lanjut Lia, ponsel Android sebenarnya memiliki spesifikasi yang tergolong lengkap, tetapi popularitasnya masih kalah dengan Blackberry.

Meskipun spesifikasi ponsel berplatform Android tak kalah dengan Blackberry, ponsel dengan platform buatan Google ini kurang diminati pembeli. Salah satu alasannya adalah harga yang relatif lebih mahal dari BB. "Harga BB kan lebih murah," kata Lia.

Meskipun demikian, Lia mengaku optimistis bahwa ponsel Android akan laku di pasaran kelak, terutama di kalangan pekerja kantor. "Akan booming, tergantung hobinya orang. Lengkap, sih, spesifikasinya," lanjut Lia optimistis.

Beberapa ponsel dengan sistem operasi Android yang sudah mulai masuk ke pasaran Indonesia memang baru HTC Magic dan IMO S88 buatan pabrikan China, dari sekitar dua puluhan merek ponsel Android di seluruh dunia. Namun, sejumlah merek lainnya, seperti Motorola Droid (Milestone), Nexus One, dan HTC Hero, sudah masuk meski tidak resmi.

Para anggota komunitas id-android, misalnya, rata-rata sudah memegang ponsel Android tersebut. Bahkan, Nexus One buatan Google yang baru resmi dijual secara online di AS pun sudah dimiliki beberapa anggota. Dalam pertemuan anggota milis (kopdar) terakhir, Lucky Sebastian, salah satu penebar "racun" Android di milis, mengatakan bahwa para anggota milis berinisiatif menitipkan kepada salah satu orang di AS.

Cepat atau lambat, ponsel-ponsel Android bakal beredar di Tanah Air. Motorola sebelumnya sudah menyatakan akan memasukkannya tahun ini. Operator seluler XL juga mengaku tengah menjajaki ponsel Android buatan Huawei. Sejumlah firma analis, seperti IDC, menyebut bahwa Android akan mengalami lonjakan tinggi tahun ini. Jadi, siap-siaplah!

C12-09

Editor: wah

Jebakan Kematian Menghantui Perokok Pasif

Jumat, 11/12/2009 17:05 WIB

Jebakan Kematian Menghantui Perokok Pasif

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: bioethics.net)
London, Sudah tak terhitung berapa banyak korban sakit kanker paru-paru dari orang yang bukan perokok. Terperangkap dalam lingkaran para perokok, si perokok pasif punya potensi 30 persen terkena penyakit mematikan kanker paru-paru.

Perempuan Inggris bernama Jane Dorey (40 tahun) adalah salah satu perokok pasif yang divonis terkena kanker paru-paru. Meskipun Jane tidak pernah merokok, tapi lingkungan hidupnya dulu membuatnya banyak terpapar asap rokok.

Nasi sudah jadi bubur, Jane mengaku shock menghadapi maut yang siap menjemputnya karena kanker paru-parunya yang tak bisa disembuhkan. "Selama ini saya tidak pernah merokok dan saya mengakui bahwa saya takut untuk mati," ujar Jane, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (11/12/2009).

Diakui Jane, saat berusia 20-30-an tahun, dirinya seringkali pergi ke pub yang penuh para perokok. Dia juga sempat berpacaran dengan laki-laki perokok aktif selama 6 tahun. Gara-gara meminta pasangannya untuk berhenti merokok, sang pacar menolaknya dan memilih meninggalkannya.

Jane baru mulai merasakan gejala yang tak beres di tubuhnya saat dia sedang mempersiapkan pernikahannya dengan Andrew lelaki yang dicintainya. Jane mengalami batuk yang terus menerus padahal dirinya terlihat sehat dan sering beraktivitas.

"Saya akhirnya memeriksakan diri dengan melakukan X-ray dan dokter menyatakan saya terkena kanker paru-paru," kata Jane.

Perokok pasif biasanya menghirup asap yang berasal dari pembakaran rokok dan juga asap yang dikeluarkan oleh seorang perokok aktif. Menjadi perokok pasif sebenarnya tanpa disadari telah membuat seseoran menjadi perokok. Biasanya perokok pasif ini berada di rumah, mobil, tempat kerja dan tempat-tempat umum lainnya seperti bar.

Untuk melihat seberapa besar perokok pasif terpapar asap rokok dapat diuji dengan mengukur kadar nikotin, cotinine dan karbon monoksida dalam darah, air liur atau urinnya. Cotinine ini adalah suatu hasil produk metabolisme nikotin dalam tubuh.

Didapatkan lebih dari 4.000 zat kimia yang terdapat dalam asap rokok. Sedikitnya 250 zat berbahaya dan 50 diantaranya menyebabkan kanker terkandung dalam sebatang rokok.

Zat kimia tersebut seperti arsenik (logam berat beracun), benzene (bahan kimia dalam bensin), beryllium (logam beracun), kadmium (logam yang digunakan untuk baterai), etilen oksida (bahan kimia untuk mensterilkan alat medis), vinil klorida (zat toksik untuk membuat plastik) dan zat lainnya.

Dilansir dari National Cancer Institute, Jumat (11/12/2009), badan internasional untuk penelitian kanker (IARC) telah mengklasifikasikan asap rokok pada manusia sebagai karsinogen (zat penyebab kanker). Karenanya orang yang tidak merokok tapi sering menghirup asap rokok juga memiliki kemungkinan terkena kanker paru.

Diperkirakan orang yang menjadi perokok pasif berpeluang terkena kanker paru-paru 20 sampai 30 persen. Tapi jika perokok pasif tersebut tinggal bersama dengan seorang perokok aktif maka peluangnya menjadi lebih besar. Karena ada kemungkinan orang tersebut terpapar asap rokok setiap harinya, sehingga akumulasi dari zat-zat kimia tersebut semakin besar.

Beberapa penelitian lain menunjukkan asap rokok tak hanya menimbulkan kanker paru-paru saja, tapi juga kanker payudara, kanker rongga sinus hidung, leukimia, limfoma dan tumor otak pada anak-anak. Tapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk hubungannya dengan kanker-kanker ini.

Paparan dari asap rokok ini bisa mengiritasi saluran udara dan memiliki efek bahaya langsung terhadap jantung dan pembuluh darah. Di Amerika Serikat sendiri perokok pasif telah menyebabkan penyakit jantung sebesar 46.000 setiap tahunnya.

Jika Anda seorang perokok pasif dan tidak ingin terkena kanker paru-paru, sebaiknya hindari tempat-tempat yang memiliki asap rokok serta cobalah untuk tidak terlalu dekat dengan perokok. Selain itu, perbanyak makanan yang mengandung antioksidan dan terapkan pola hidup sehat.

(ver/ir)

25 Keuntungan Tidak Menghisap Rokok

Rabu, 06/01/2010 12:50 WIB

25 Keuntungan Tidak Menghisap Rokok

Nurul Ulfah - detikHealth


img
Ilustrasi (ist)
Jakarta, Jika selama ini ancaman kesehatan dan kerugian akibat merokok tidak mempan membuat seseorang berhenti merokok, bagaimana jika membeberkan semua keuntungan yang bisa didapatkan jika tidak merokok? Berikut ini adalah 25 keuntungan jika Anda tidak menghisap rokok.

Seperti dikutip dari Health, Rabu (6/1/2010), peneliti dari Peninsula Medical School, Inggris menyebutkan banyak keuntungan yang akan didapatkan seandainya tidak merokok, diantaranya 25 keuntungan berikut.

1. Anda bisa menghemat, tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli rokok dan bisa membeli barang-barang lain yang diinginkan.

2. Anda akan menghirup lebih sedikit bakteri menghisap rokok sama dengan menghirup bakteri yang bisa membuat sakit.

3. Anda bisa lebih pintar karena terhindar dari kecanduan zat kimia rokok yang bisa merusak otak.

4. Anda akan memiliki gaya bercinta dan kemampuan seksual yang lebih baik karena aliran darah dan sirkulasinya yang lebih baik dan bersih.

5. Anda akan tidur lebih nyenyak dan lebih baik karena nikotin adalah zat yang bisa mengganggu produksi hormon tidur.

6. Anda bisa punya tulang yang lebih sehat dan kuat karena kepadatan mineral tulang tidak akan tercuri dan berkurang akibat rokok.

7. Anda akan terhindar dari penyakit psoriaris karena studi terkini menyebutkan ada hubungannya antara perokok dengan penyakit kulit psoriaris.

8. Anda akan merasa lebih hangat dan tidak kedinginan karena sirkulasi darah akan berjalan dengan lancar dan menghangatkan tubuh.

9. Anda yang memiliki penyakit AIDS tidak akan mengalami proses kemunduran daya tahan tubuh yang lebih cepat.
Anda akan terhindar dari semua penyakit kronis yang disebabkan rokok, terutama penyakit jantung yang punya risiko 4 kali lipat.

10. Anda bisa terhindar dari meninggal dunia karena tumor otak karena asap rokok yang masuk ke paru-paru bisa menyebar cepat ke dalam pembuluh darah di otak.

11. Anda bisa memiliki gigi yang lebih bersih dan sehat karena zat kimia dalam rokok tidak masuk lagi ke mulut dan tidak akan merusak gigi.

12. Anda akan memiliki keriput yang lebih sedikit karena rokok bisa merusak jaringan dan elastisitas kulit setelah 10 tahun.

13. Anda akan memiliki indera penciuman yang lebih baik dan mengonsumsi makanan dengan lebih nikmat.

14. Anda bisa punya rambut yang lebih kuat dan tidak akan cepat mengalami kebotakan.

15. Anda akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan produktif karena jarang sakit.

16. Anda akan terhindar dari stres karena tekanan keluarga dan orang-orang yang ingin Anda berhenti merokok.

17. Anda terhindar dari batuk dan bronkitis yang mengganggu.

18. Anda akan menyelamatkan bayi dan anak-anak yang tidak berdosa dari gangguan asap rokok.

19. Anda akan memiliki sperma yang lebih banyak dan sehat karena risiko sperma cacat akibat bahan kimia rokok akan berkurang.

20. Anda akan lebih dicintai pasangan, menjadi pencium yang baik dan kemungkinan dicampakkan berkurang karena kebanyakan wanita tidak suka bau asap rokok.

21. Anda akan menjadi contoh dan figur yang baik untuk teman yang ingin berhenti merokok.

22. Anda bisa bernafas lebih panjang karena karbonmonoksida dari rokok tidak akan masuk ke dalam darah dan membatasi jumlah oksigen untuk bernafas.

23. Anda bisa punya kemungkinan untuk hamil lebih besar karena terhindar dari kanker ovarium atau rusaknya sel-sel telur dan fungsi reproduktif wanita.

24. Anda punya risiko melahirkan anak cacat yang lebih rendah karena zat kimia dalam rokok bisa menyebabkan mutasi gen yang diturunkan pada anak.

25. Anda akan memiliki umur yang lebih panjang karena setiap satu batang rokok yang dihisap bisa mengurangi 11 menit kesempatan hidup.

Dan tentunya masih banyak lagi keuntungan dari tidak merokok.

(fah/ir)

Kombinasi Rokok dan Oksigen Membahayakan si Perokok

Senin, 01/02/2010 17:30 WIB

Kombinasi Rokok dan Oksigen Membahayakan si Perokok

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto: assetcatche)
Jakarta, Kasus meledaknya rokok yang dialami Andi Susanto harusnya menjadi pelajaran bagi para perokok. Meski penyebabnya masih misterius, namun rokok terbukti menyebabkan kerugian, apapun alasannya. Kasus ledakan rokok juga ternyata banyak terjadi pada para pengguna terapi oksigen. Kombinasi rokok dan oksigen sangat membahayakan si perokok.

Andi Susanto kehilangan 5 gigi dan bibirnya terpaksa dijahit setelah rokok ketiga yang diisapnya meledak. Dia mengisap rokok sembari naik motor. Namun penyebab ledakan rokok itu hingga kini masih diteliti.

Ledakan akibat merokok juga bisa terjadi saat seseorang melakukan terapi oksigen. Sekitar 1 juta orang lanjut usia di Amerika memiliki alat Long Term Oxygen Therapy (LTOH) untuk mengatasi penyakit paru-paru kronis. Terapi oksigen pertama kali diperkenalkan pada tahun 1922 sebagai pengobatan terapi untuk penyakit Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).

Penyebab utama penyakit COPD adalah rokok. Gejalanya antara lain yaitu sesak nafas, batuk kronik, aktivitas memburuk, dan kondisi paru-paru yang abnormal (menggembung).

Tapi yang namanya sudah kecanduan memang sulit dihentikan. Meskipun sudah terkena penyakit paru kronis dan harus mendapat terapi oksigen masih banyak pasien yang tetap nekat merokok. Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika melaporkan, 5 hingga 40 persen orang yang melakukan terapi LTDH tetap merokok.

Padahal kombinasi rokok dan oksigen sangat berbahaya. Setidaknya ada 5 kasus kematian dan 79 yang harus dirawat di rumah sakit akibat meledaknya rokok saat melakukan terapi oksigen sejak tahun 2000 hingga 2007.

Seperti dilansir Medbc, Senin (1/2/2010), seorang pria berusia 58 tahun harus dilarikan ke rumah sakit karena wajahnya terbakar akibat ledakan rokok. Ia mengatakan bahwa rokok yang ia nyalakan tiba-tiba meledak. Setelah diselidiki ternyata pria tersebut menyalakan rokok saat melakukan terapi oksigen di rumahnya.

Itu sebabnya mengapa merokok dilarang di tempat-tempat yang banyak mengandung gas seperti pom bensin. Adanya gas-gas volatil (mudah menguap), termasuk oksigen dalam bahan bakar bisa memicu ledakan ketika ada api yang berasal dari rokok.

Sementara itu, merokok di dalam ruangan ber-AC juga dilarang karena bisa menimbulkan risiko bahaya bagi para perokok pasif. Dalam ruangan AC, partikel-partikel rokok akan berada di tempat itu saja sehingga sirkulasi udara di ruangan itu akan tercemar.

Sistem AC yang terkena polusi rokok juga akan menghasilkan ion positif dalam jumlah yang besar di dalam ruangan. Hal ini akan membuat udara menjadi jenuh dengan ion tersebut dan akhirnya membuat orang yang berada di ruangan itu menjadi lemah, sakit kepala dan pusing-pusing.

Kasus-kasus akibat merokok memang masih banyak lagi, seperti kasus kebakaran rumah, kecelakaan lalu lintas dan lainnya. Namun kasus ledakan rokok yang dialami Andi Susanto harusnya sudah bisa menjadi pelajaran betapa membahayakannya mengisap rokok.(fah/ir)