Tampilkan postingan dengan label blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogger. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juni 2011

Blogger Kunjungi Kampung 99 Pepohonan

Blogger Kunjungi Kampung 99 Pepohonan
Program tersebut digelar dengan tujuan untuk memperkuat kualitas tulisan para blogger.
MINGGU, 26 JUNI 2011, 15:27 WIB
Muhammad Firman

VIVAnews - Sebanyak 14 orang blogger dan 5 wartawan melakukan liputan lapangan bersama yang bertajuk ‘Report from The Field’ ke Kampung 99 Pepohonan di kawasan Depok, Jawa Barat.

Pada liputan yang berlangsung selama dua hari, yakni 24 sampai 25 Juni 2011, mereka menuliskan kisah-kisah unik mengenai cara kehidupan warga Kampung 99 Pepohonan yang sangat menghargai lingkungan.

Selain itu, para blogger juga akan berdialog tentang gaya hidup yang ramah lingkungan dengan pendiri Kampung 99 Pepohonan dan mendapat kursus singkat penulisan kreatif.

Kegiatan liputan bareng ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tulisan para blogger dan menambah wawasan mereka mengenai lingkungan hidup. Diharapkan, liputan seperti ini membuat para blogger mendapatkan bahan-bahan tulisan yang inspiratif dan menarik untuk dimuat di blog mereka.

Selain itu, meraka akan mengikuti serangkaian kegiatan unik seperti membuat cincau, lomba masak makanan organik, serta belajar mengelola peternakan dan perikanan yang ramah lingkungan, dan sebagainya.

Kampung 99 Pepohonan sendiri berada di lahan seluas 5 hektar di Desa Meruyung, Cinere, Depok, Jawa Barat. Di kawasan ini, sepanjang mata memandang yang tampak hanyalah deretan pepohonan dan rumah panggung dari kayu. Di antaranya pohon meranti, trembesi, ulin, menteng, gandaria, bintaro, kemang, bambu, dan mahoni.

Hunian yang ramah lingkungan dan terbuka kini mulai dibangun. Luas setiap rumah kayu yang dibangun tak lebih dari 100 meter persegi, tanpa pagar, dan dibangun bersama oleh seluruh penghuni Kampung 99 Pepohonan. Setiap keluarga mempunyai kolam penyangga untuk memelihara ikan atau ternak dan kebun minimal 100 meter persegi.

Semua penghuni dilarang menebang pohon, memetik daun, membuang sampah sembarangan, apalagi sampah plastik. Agar lingkungan asri dan udara segar terus didapatkan, seluruh penghuni tidak merokok.

Menurut Teddy (adik pendiri kampung 99 pepohonan), kini hasil Kampung 99 Pepohonan berlimpah, lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan para penghuninya. Produk seperti yogurt, beras, madu, cuka apel, ikan, dan sayuran sudah mulai dijual ke luar.

Kegiatan menanam pun tak pernah berhenti. Setiap hari penghuni kampung ini menanam sepuluh pohon. Inovasi terus dikembangkan, mulai dari pembuatan cuka kelapa, hingga yogurt sukun. Juga memproses air irigasi untuk mandi agar pemakaian air tanah semakin berkurang. Mereka juga membuat pembangkit listrik tenaga kincir air.

Warga kampung itu juga terbuka menerima penghuni baru yang ingin hidup secara organik. "Satu RT saja kayak gini. Jika diterapkan untuk seluruh Indonesia, kita pasti akan kaya. Kita nggak perlu impor lagi, sudah cukup. Kalau perlu malah ekspor," ujar Teddy.

Report from The Field adalah rangkaian dari program NET.WORK (Netizen Writing Contest, Off-line Gathering, Report from The Field and Key-Worth). Program ini diselenggarakan untuk menguatkan kualitas tulisan para blogger yang peduli masalah-masalah strategis yang dihadapi Indonesia, seperti masalah kerusakan lingkungan, terkikisnya kebhinekaan, dan sebagainya. (umi)

• VIVAnews

Senin, 17 Agustus 2009

Blogger Bandung

Kamis, 13/08/2009 07:09 WIB

Blogger Bandung Berpesta
Andrian Fauzi - detikinet

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Apa jadinya jika komunitas yang terbiasa berinteraksi di dunia maya berkumpul dan beriteraksi di dunia nyata. Meriah dan penuh suka cita pastinya. Itulah yang tergambar dalam pre event pesta blogger 2009 yang berlangsung di Bandung.

Acara bertajuk Baraya Blogger ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pagi ada Blogshop, yakni workshop 'Blogging for Beginner' yang digelar di American Corner ITB (perpustakaan pusat ITB). Dalam sesi ini, para peserta workshop mendapatkan tutorial dan praktek membuat blog.

Sesi malam digelar di Ruang Putih, Jalan Bungur Raya No 37. Acara yang diikuti oleh 80-an blogger ini tidak hanya saling berkenalan, tapi juga saling berbagi. Mulai dari berbagi hadiah hingga berbagi tips dan trik.

Acara yang dimulai sejak pukul 18.00 wib ini juga menghadirkan dua orang pembicara untuk sesi sharing. Pembicara pertama adalah Oktarina Prasetyowati, blogger sekaligus penulis, guru, serta traveler.

Blogger yang memiliki alamat blog di http://blog.sepatumerah.net ini memaparkan manfaat ngeblog. Okke, panggilan akrabnya, saat ini sudah menelurkan 6 buah novel. Dua novel karya sendiri, dua novel adaptasi dari film, dan dua lagi adalah hasil kolaborasi dengan para sahabatnya.

Pembicara kedua adalah Firman Oktora. Guru di SMA Negeri 2 dan SMP Negeri Jatiluhur ini memiliki halaman pribadi yang beralamat http://oktora.info. Firman banyak memanfaatkan blog sebagai media belajar dengan menerapkan e-learning buat para anak didiknya.

"Saya hanya memanfaatkan internet untuk menunjang kegiatan belajar mengajar saya," katanya kepada detikINET, Rabu (12/8/2009) malam.

Tapi layaknya gathering, para blogger justru asyik berbincang dan berbagi pengalaman antar sesama dan berpose bersama. Tak sedikit pula blogger-blogger senior yang menjadi sasaran untuk foto bersama atau menjadi teman sharing.

Sebut saja Enda Nasution, blogger senior yang malam itu sempat hadir dalam acara garapan bersama komunitas blogger Bandung yakni Bandung Blog Village (BBV) dan Bandung Kota Blogger (Batagor).

Selanjutnya perhatian peserta Baraya Blogger tertuju ke panggung saat pengumuman pemenang yang berhak mendapatkan tiket ke pesta blogger 2009 di Jakarta serta transportasi.Sebelumnya, puluhan hadiah dari Telkom pun dibagikan kepada peserta yang beruntung dan berani malu saat dikerjain oleh pembawa acara di panggung.

( afz / ash )